https://emacs.hidayahinstitute.co.id/index.php/EMACS/issue/feedEMACS JOURNAL: JOURNAL OF ECONOMICS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND BUSINESS2022-12-25T01:59:03+00:00Faiz Azzikriadmin@alhidayahjournal.comOpen Journal Systems<p><strong>Journal of Economics, Management, Accounting and Business (EMACS) | ISSN (e): <a href="https://issn.lipi.go.id/terbit/detail/20220828572165445" target="_blank" rel="noopener">2961-9807</a></strong> Published by Hidayah Institute is intended as a medium of information and scientific forum in the fields of Economics, Management, Accounting and Business. This journal contains theory developments, scientific articles, and research results. This journal is published periodically 4 times in 1 year.</p> <p>A wide range of methodologies and topics are encouraged and covered:<br />* The role of accounting within the firm;<br />* The information content and role of accounting numbers in capital markets;<br />* The role of accounting in financial contracts and in monitoring agency relationships;<br />* The determination of accounting standards;<br />* Government regulation of corporate disclosure and/or the Accounting profession;<br />* The theory of the accounting firm.</p>https://emacs.hidayahinstitute.co.id/index.php/EMACS/article/view/9HUBUNGAN KESADARAN LINGKUNGAN DAN GREEN BEHAVIOUR DENGAN GREEN CAMPUS PADA GENERASI MILENIAL2022-12-25T01:44:23+00:00Indra Sasangkaindrasasangka@umbandung.ac.idAsep Rudiyanarudiyana.asep@umbandung.ac.idTris Sudartotris.sudarto@umbandung.ac.id<p>Permasalahan di lingkungan bisa muncul yang dikarenakan adanya dampak dari perilaku manusia yang tidak memelihara kelestarian dan kondisi lingkungan. Keadaan ini tercermin pada masyarakat, tak terkecuali termasuk dikalangan mahasiswa. Sudah mulai banyak universitas yang telah menerapkan program peduli lingkungan dengan nama <em>Gr</em><em>ee</em><em>n Campu</em><em>s</em><em> atau kampus hijau. </em>Dengan adanya program <em>gr</em><em>ee</em><em>n </em><em>c</em><em>ampus </em>diharapkan dapat melahirkan insan-insan yang nantinya memiliki perilaku berwawasan lingkungan atau istilahnya <em>gr</em><em>ee</em><em>n</em><em> </em><em>b</em><em>e</em><em>h</em><em>a</em><em>v</em><em>iour.</em><em> </em><em>Gr</em><em>ee</em><em>n</em><em> </em><em>b</em><em>e</em><em>ha</em><em>v</em><em>iour</em><em> </em>sebagai bagian dari salah satu karakter yang sangat penting dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan yang ada di sekitar. Untuk mendukung program ini, kampus atau universitas bisa sebagai <em>role</em><em> </em><em>mod</em><em>e</em><em>l</em><em> </em>dalam menjalankan program penjagaan lingkungan, dan nantinya bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitar. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimanakah hubungan kesadaran lingkungan dan <em>gr</em><em>ee</em><em>n</em><em> </em><em>behaviour</em><em> </em>dengan <em>g</em><em>r</em><em>ee</em><em>n</em><em> </em><em>campus</em><em> </em>pada generasi milenial . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kesadaran lingkungan dan <em>gr</em><em>e</em><em>e</em><em>n</em><em> </em><em>behaviour</em><em> </em>dengan <em>gr</em><em>ee</em><em>n</em><em> </em><em>campus</em><em> </em><em>pada generasi milenial pada </em>mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini terdiri dari mahasiswa FEB yang diambil dengan teknik <em>random samplin</em><em>g</em>. Teknik pengumpulan data dilakukan dengen pemberian angket. Analisis data menggunakan aplikasi SPPS . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran mahasiswa terhadap lingkungan tinggi pada angka rata rata 3,25. Sedangkan untuk perilaku mahasiswa berada pada kategori sedang dengan rata rata 2,96 dan untuk pengetahuan tentang green campus juga pada kategori sedang dengan angka rata rata 2,94.</p>2022-10-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2022 Indra Sasangka, Asep Rudiyana, Tris Sudartohttps://emacs.hidayahinstitute.co.id/index.php/EMACS/article/view/7PENGARUH UPAH MINIMUM KOTA BANDUNG TERHADAP PERPINDAHAN PENDUDUK DI PROVINSI JAWA BARAT2022-12-25T01:26:24+00:00Budi Sadarmanbudisadarman@umbandung.ac.idAlfiana Alfianaalfiana.dr@umbandung.ac.idRifqi Alimubarokrifqialimubarok@umbandung.ac.id<p>Perpindahan penduduk merupakan proses mobilitas yang dilakukan penduduk untuk memnuhi kebutuhan, mengemban pendidikan dan sebagainya. Pada proses Perpindahan penduduk di Indonesia yang memiliki tingkat Perpindahan masuk yang cukup tinggi dan Perpindahan keluar rendah semenjak tahun 2015 hingga 2020 yaitu provinsi Jawa Barat. Peningkatan Perpindahan yang cukup tinggi merupakan sesuatu yang melibatkan faktor lainnya, salah satunya yaitu tenaga kerja. Maka Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk dapat menganalisis pengaruh ada nya dorongan penduduk melakukan Perpindahan, faktor yang diteliti dalam proses Perpindahan penduduk upah minimum kota, teknologi, angkatan kerja dan laju pertumbuhan penduduk pada provinsi Jawa Barat secara parsial maupun secara simultan. Data yang terdapat pada penelitian ini menggunakan data Badan Pusat Statistik Indonesia dan Badan Pusat Statistik Jawa Barat dengan cakupan periode penelitian sejak tahun 2015 hingga tahun 2020. Penduduk melakukan perpindahan dengan adanya dorongan dari upah minimum kota dan partisipan angkatan kerja wilayah tertentu. Upah minimum bengaruh negatif namun memiliki pengaruh signifikan terhadap perpindahan penduduk di Jawa Barat dan partisipan angkatan kerja berpengaruh positif dan memiliki pengaruh signifikan terhadap perpindahan penduduk di Jawa Barat. Sedangkan teknologi dan laju pertumbuhan penduduk berpengaruh positif namun tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perpindahan penduduk di Jawa Barat.</p>2022-10-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2022 Budi Sadarman, Alfiana Alfiana, Rifqi Alimubarokhttps://emacs.hidayahinstitute.co.id/index.php/EMACS/article/view/10ANALISA HASIL IMPLEMENTASI MODEL PENGUKURAN SOFT SKILLS DENGAN SOFT COMPETENCY SCALE PADA MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADYAH BANDUNG2022-12-25T01:59:03+00:00Yeni Andriyaniyeniandriyani@umbandung.ac.idIis Dewi Fitrianiiisdewifitriani@umbandung.ac.idSuparjiman Suparjimansuparjiman@umbandung.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai hasil implementasi model pengukuran soft skills pada mahasiswa dan faktor-faktor yang berperan dalam penguasaan keterampilan tersebut. Responden penelitian sebanyak 143 orang dari mahasiswa Program Studi Akuntansi dan Manajemen. Dengan mengunakan metode penelitian deskriptif dan alat ukur <em>soft skills</em> yang dikembangkan sebelumnya yaitu <em>soft competency scale–self administrated questionnaire</em> (SCS-SAQ), penelitian ini menemukan bahwa gambaran umum indeks <em>soft skills</em> partisipan penelitian memiliki nilai median 3,13 dari skala 4. Hal ini menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Muhammadyah Bandung memiliki <em>soft skills</em> yang tinggi dalam menunjang keberhasilan studi mereka. Terdapat delapan dimensi <em>soft skills</em> yang diukur yaitu <em>motivation, flexibility, willingness to learn, integrity, relationship building, teamwork & cooperation, leadership dan communication skill</em>. Dimensi <em>willingness to learn</em> (3,21) yaitu kemauan dan kemampuan untuk selalu ingin belajar merupakan aspek yang paling dikuasai oleh partisipan dibandingkan aspek-aspek yang lain. Dimensi Flexibility (3,19) merupakan kemampuan untuk beradaptasi dengan lingkungan, belajar dengan efektif dalam situasi yang berbeda baik dengan individu maupun kelompok. Sedangkan dimensi <em>communication skills</em> (3,01), <em>leadership</em> (3,07) dan <em>motivation</em> (3,07) merupakan dimensi yang paling rendah dibandingkan dengan pencapaian aspek-aspek yang lain, meskipun masih dalam rentang nilai yang baik. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan acuan awal dalam menyusun program-program akademik dan kemahasiswaan dalam rangka mengembangkan kekuatan karakter dan soft skills mahasiswa di Universitas Muhammadyah Bandung (UMB).</p>2022-10-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2022 Yeni Andriyani, Iis Dewi Fitriani, Suparjiman Suparjimanhttps://emacs.hidayahinstitute.co.id/index.php/EMACS/article/view/8PERAN DIGITAL MARKETING TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PELAKU BISNIS UKM DI JAWA BARAT2022-12-25T01:32:03+00:00Neneng Nurbaeti Amienneneng.nurbaeti@umbandung.ac.idSiti Mardianasiti.mardiana@umbandung.ac.idMuhammad Dzulfaqori Jatnikamuhdzulfaqorij@umbandung.ac.id<p>Digital marketing merupakan salah satu faktor yang mampu mempengaruhi kenaikan pendapatan bagi pelaku UKM di Provinsi Jawa Barat melalui e-commerce. Namun, kebanyakan orang tidak paham ekonomi dan mungkin tidak terbiasa dengan konsep ekonomi yang akan berdampak pada peningkatan dan penurunan pendapatan bisnis mereka. Dengan didukung teknologi digital marketing yang diimbangi dengan dukungan literasi ekonomi akan mampu mem-<em>upgrade</em> pendapatan para pelaku UKM. Dalam peneitian ini, peneliti menggunakan istilah literasi ekonomi syariah. Dari hasil wawancara membuktikan bahwa, seluruh nara sumber (sebanyak 10 pelaku UKM) menggunakan teknologi digital marketing disertai pemahaman literasi ekonomi syariah. Seluruh pelaku UKM menyatakan bahwa terdapat kenaikan pendapatan dengan menerapkan teknologi digital markering yang didukung pemahaman literasi ekonomi syariah. Tetapi masuh ada beberapa pelaku UKM yang lebih fokus melayani konsumen yang membeli secara offline dalam implementasi pemasaran bisnisnya.</p>2022-10-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2022 Neneng Nurbaeti Amien, Siti Mardiana, Muhammad Dzulfaqori Jatnikahttps://emacs.hidayahinstitute.co.id/index.php/EMACS/article/view/5PERAN MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI KUNCI MENINGKATKAN KINERJA GURU MUHAMMADIYAH KOTA BANDUNG2022-08-21T16:40:33+00:00Wandy Zulkarnaenwandy.zulkarnaen@umbandung.ac.idIkhsan Kamilikhsan.kamil@umbandung.ac.idHilman Hilmanhilman@umbandung.ac.id<p>Aspek psikologis guru dapat dilihat dari perspektif manajemen sumber daya manusia yang mampu mengukur keterampilan kinerja guru yang ternyata dipengaruhi oleh tiga aspek manajemen SDM seperti motivasi kerja, kompensasi dan kepuasan kerja. Generasi 4.0 merupakan era sosial dimana perangkat teknologi telah menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari. Tak terkecuali perilaku guru sebagai praktisi pendidik yang tentunya memiliki hubungan moral yang tidak dapat dipisahkan dengan perangkat canggih yang sudah menjadi bagian dari kehidupan. Pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Penelitian ini berlokasi di sebuah sekolah komersial yang berada di bawah naungan Muhammadiyah Kota Bandung.</p>2022-10-31T00:00:00+00:00Copyright (c) 2022 Wandy Zulkarnaen, Ikhsan Kamil, Hilman