HUBUNGAN KESADARAN LINGKUNGAN DAN GREEN BEHAVIOUR DENGAN GREEN CAMPUS PADA GENERASI MILENIAL
STUDI PADA MAHASISWA FEB UMBANDUNG
Keywords:
Kesadaran lingkungan; Green Behaviour; Green CampusAbstract
Permasalahan di lingkungan bisa muncul yang dikarenakan adanya dampak dari perilaku manusia yang tidak memelihara kelestarian dan kondisi lingkungan. Keadaan ini tercermin pada masyarakat, tak terkecuali termasuk dikalangan mahasiswa. Sudah mulai banyak universitas yang telah menerapkan program peduli lingkungan dengan nama Green Campus atau kampus hijau. Dengan adanya program green campus diharapkan dapat melahirkan insan-insan yang nantinya memiliki perilaku berwawasan lingkungan atau istilahnya green behaviour. Green behaviour sebagai bagian dari salah satu karakter yang sangat penting dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan yang ada di sekitar. Untuk mendukung program ini, kampus atau universitas bisa sebagai role model dalam menjalankan program penjagaan lingkungan, dan nantinya bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitar. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimanakah hubungan kesadaran lingkungan dan green behaviour dengan green campus pada generasi milenial . Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kesadaran lingkungan dan green behaviour dengan green campus pada generasi milenial pada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian ini terdiri dari mahasiswa FEB yang diambil dengan teknik random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan dengen pemberian angket. Analisis data menggunakan aplikasi SPPS . Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kesadaran mahasiswa terhadap lingkungan tinggi pada angka rata rata 3,25. Sedangkan untuk perilaku mahasiswa berada pada kategori sedang dengan rata rata 2,96 dan untuk pengetahuan tentang green campus juga pada kategori sedang dengan angka rata rata 2,94.
References
Azhar, A. (2015). Hubungan Pengetahuan dan Etika Lingkungan dengan Sikap dan Perilaku Menjaga Kelestarian Lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan, vol.13 No.I, 36-41. doi:10.14710/jil.13.
Basuki,S. (2006). Metode Penelitian. Jakarta: Wedatama Widya.
Desfandi, Mirza. 2015. Mewujudkan Masyarakat Berkarakter Peduli Lingkungan
Melalui Program Adiwiyata. Jurnal Social Science Education. 2(1), 32-37. Husain. 2008.
Manajemen Teori Praktik dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara Lickona, Thomas. 2012. Educating For Character. Jakarta: Bumi Aksara.
Soemarno, M.S. 2011. Sampah Jangan Dibakar Banyak Mudhoratnya.
Diabstraksikan oleh Bahan kajian MK Filsafat Lingkungan PDKLP PPSUB. Sugiyono. 2013. Statistik untuk Penelitian, Bandung: Alfabeta.
Umar. 2002. Metode Penelitian Aplikasi dan Pemasaran. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Beth Choate, Brittany Y. Davis, Jacqueline Verrecchia (2018)’Larangan air minum dalam kemasan kampus, tidak selalu solusinya” Jurnal Internasional Keberlanjutan dalam Pendidikan Tinggi. Vol. 19 Edisi : 5 pp. 987-997. http://doi.org/10.1108/IJSHE-06-2017-0089
Benjamin Cohen, Kira T. Lawrence, Andrea Armstrong, Miranda Wileha, Alexa Gatti, (2018) “Greening Lafayette: model untuk membangun komunitas yang berkelanjutan”. Jurnal Internasional Keberlanjutan dalam Pendidikan Tinggi. Vol. 19 Edisi: 7. Pp.1239-1258, http://doi.org/10.1108/IJSHE-01-2018-0006.
Departemen Pendidikan Indonesia. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta : Balai Pustaka.
Hasan, I. (2001). Pokok-pokok Materi Statistik 1 ( Statistik Deskriptif), Jakarta : PT. Bumi Aksara.
Kaiser, B. (2007). Behaviour-Based Environmental Attitude : Development of an Instrument for Adolescents. Journal of Environtmental Psychology.
Neolaka, A. (2008). Kesadaran Lingkungan. Jakarta : Rienika Cipta.
Sekaran, U. (2006). Metode Penelitian untuk bisnis. Jakarta : Salemba Empat.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Indra Sasangka, Asep Rudiyana, Tris Sudarto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.













